Pernah melihat kondisi seseorang ketika mengalami serangan angin duduk? Jarang orang akan mengenali serangan angin duduk, karena umumnya penderita akan mengalami sesak nafas yang disertai dengan mual, pusing, gelisah, berkeringat lebih, dan tiba-tiba merasa lelah. Kondisi ini akan diteruskan dengan nyeri lengan kiri, leher, rahang, dan sakit di seputar punggung. Terkadang orang akan menganggap ini adalah serangan masuk angin biasa, namun waspadalah, angin duduk besar berpotensi terjadinya serangan jantung.

Tips Agar Tidak Mendapatkan Serangan Angin Duduk Tiba-Tiba

Angin duduk atau yang disebut juga dengan angina adalah kondisi dimana seseorang akan mengalami nyeri dada yang diakibatkan oleh kurangnya pasokan darah ke otot-otot jantung. Serangannya bisa datang tiba-tiba yang menyebabkan si penderita syok dan makin sesak. Kondisi ini akan diperparah dengan ketidaktahuan penderita bahwa ia baru saja terkena serangan angin duduk yang berpotensi serangan jantung. Sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter ketika secara tiba-tiba merasakan nyeri yang cukup luar biasa di dada.

Bagi mereka yang pernah mengalami serangan angin duduk, pastilah sudah tahu bagaimana rasa sakit dan nyerinya. Dan agar tidak mendapatkan kembali serangan semacam ini di tegah-tengah sedang beraktivitas, sebaiknya lakukan beberapa tips berikut ini :

  1. Batasilah mengonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh.
  2. Jangan makan berlebihan.
  3. Lakukan program diet dan penurunan berat badan apabila Anda mengalami obesitas.
  4. Makanlah makanan bergizi seimbang dan mengandung banyak serat.
  5. Hindari stres berlebihan. Perbanyak aktivitas dan perbincangan yang menyenangkan, dan hindari kejutan-kejutan.
  6. Jangan merokok.
  7. Jangan minum minuman keras. Dan batasi minuman bersoda.

Dengan menerapkan pola hidup sehat, tindakan pencegahan agar tidak mengalami serangan angin duduk setidaknya adalah langkah pencegahan yang cukup signifikan dilakukan bagi orang yang belum pernah mengalaminya.

Pencegahan angin duduk bagi orang yang belum pernah mengalaminya dapat dilakukan dengan rajin berolah raga, mengonsumsi makanan sehat untuk jantung, menjaga berat badan, non-alkohol, hindari makanan berbahaya untuk jantung, dan tidak merokok.

Author