Apakah Anda tahu apa yang dimaksud dengan sirwal? Sirwal adalah celana khusus untuk pria dengan diameter celananya yang lebar atau sering disebut komprang dan panjang celana ini tidak melebihi mata kaki. Celana sirwal merupakan celana yang sesuai dengan apa disunnahkan oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Banyak orang yang tidak mengetahui bahwa laki-laki disunnahkan menggunakan celana yang tingginya di atas mata kaki, bukan melebihi mata kaki.

Sejarah Celana Sirwal

Sirwal merupakan jenis celana yang sudah ada sejak dahulu, celana jenis ini dulunya sering dipakai oleh orang di negara-negara mayoritas muslim, seperti Arab Saudi, Turki, dan negara lainnya di Timur Tengah. Sirwal juga dikenakan oleh sebagian masyarakat yang tinggal di daerah pedesaan Yunani, dan juga masyarakat di daerah India Utara. Sejarah masuknya celana jenis ini di Indonesia belum diketahui secara pasti sejak kapan celana jenis ini mulai masuk ke Indonesia.

Anjuran Mengenakan Celana Sirwal

Mengenakan celana sirwal bertujuan untuk menghindari isbal. Isbal adalah menurunkan atau memanjangkan, atau melabuhkan pakaian, celana, atau sarung hingga menutup mata kaki hingga menyentuh tanah, dengan tujuan menyombongkan diri atau tidak. Hal ini ada di dalam hadits Rasul SAW yang intinya isbal sangat tidak dianjurkan. Bahkan dalam hadits diterangkan bahwa barang siapa yang melakukan ini (isbal, memanjangkan pakaian hingga dibawah mata kaki) ancamannya adalah neraka. Karena itu, menggunakan sirwal adalah anjuran dari Rasul SAW dan juga sunnah. Memakainya tentu mendapatkan pahala dan disukai oleh Allah SWT.

Celana sirwal dapat menjadi pilihan yang tepat bagi Anda yang ingin menjalankan syariat Islam sesuai apa yang dianjurkan Nabi. Bagi Anda yang kurang suka dengan model sirwal yang kurang menarik, maka Anda dapat mengenakan sirwal modern.

Celana Sirwal Modern

Celana sirwal modern kini banyak terdapat di pasaran, bentuknya sudah menyesuaikan dengan selera kaum muda yang tetap ingin tampil keren namun tetap syar’i. Sirwal modern bisanya bahannya seperti celana kain pada umumnya, namun lebih longgar dan panjangnya di atas mata kaki.

Author