Orangutan merupakan salah satu jenis primata endemik Indonesia yang mulai terancam kepunahan. Hal ini diakibatkan karena hutan tempat habitat orangutan banyak yang beralih fungsi menjadi perkebunan atau rusak karena pembalakan liar. Di Indonesia terdapat tiga spesies orang utan.  Spesies yang pertama yaitu Pongo Pygmaeus (orangutan Kalimantan), kemudian Pongo Abelii (orangutan Sumatera) , dan spesies terbaru yang ditemukan adalah Pongo tapanuliensis atau orangutan Tapanuli. Pada artikel kali ini akan dibahas tentang species orang utan langka, yaitu Pongo tapanuliensis atau orangutan Tapanuli.

Kapan Ditemukan

Pongo tapanuliensis awalnya ditemukan pada awal bulan November 2017. Penelitian ini merupakan penelitian yang bertujuan untuk meneliti populasi orangutan Sumatera pada habitat yang masih terisolir, yaitu di ekosistem hutan Batang Toru, Tapanuli. Awalnya orangutan jenis ini masih masuk dalam spesies orangutan Sumatera atau Pongo abelii. Namun setelah dilakukan penelitian terhadap kecocokan atau kesamaan dengan orangutan Kalimantan dan orangutan Sumatera ternyata orangutan Tapanuli merupakan spesies yang berbeda dengan kedua spesies yang telah diketahui sebelumnya. Sekitar awal tahun 2018 barulah dinyatakan bahwa orangutan Tapanuli merupakan spesies orangutan yang baru dan tergolong species orang utan langka.

Perbedaan dengan Jenis Lain

Orangutan Tapanuli jika dibandingkan dengan spesies orangutan lain tentunya memiliki perbedaan. Perbedaan itu diantaranya :

  1. Warna bulu orangutan Tapanuli berwarna kayu manis, sedangkan warna bulu orangutan Kalimantan yaitu coklat gelap dan orangutan Sumatra berwarna coklat kemerahan
  2. Orangutan jantan memiliki bantalan pipi yang lebih besar sehingga jika dilihat sepintas mirip dengan orangutan Kalimantan
  3. Bulu pada tubuh orangutan Tapanuli lebih tebal dan keriting
  4. Orangutan Tapanuli memiliki kumis yang menonjol,
  5. Pipi orangutan Tapanuli berbentuk datar dan dipenuhi rambut halus berwarna putih
  6. Betina orangutan Tapanuli memiliki rambut pada bagian dagu, sehingga mirip dengan orangutan Sumatera.
  7. Orangutan Tapanuli memiliki fosil yang berbeda dengan fosil orangutan (berasal dari jaman Pleistosen akhir) berdasarkan ukuran gigi geraham

Itulah sedikit ulasan tentang orangutan Tapanuli yang merupakan spesies yang baru ditemukan. Sebagai manusia sudah selayaknya kita turut serta menjaga dan melestarikan alam beserta isi di dalamnya agar kelestarian hewan seperti species orang utan langka tetap terjaga.

Author