Ikan neon tertra, atau juga dikenal dengan nama ilmiah Paracheirodon innesi, merupakan salah satu jenis ikan hias yang saat ini sedang banyak diminati oleh para penghobi ikan hias. Memang ikan ini terlihat begitu cantik untuk dipelihara di dalam akuarium. Ukuran tubuh yang kecil, warna yang begitu terang dan mencolok, akan sangat indah jika dipelihara dalam kelompok.

Belakangan ini, permintaan terhadap ikan hias jenis neon tetra ini mengalami peningkatan. Hal ini tentu saja tidak mengherankan karena ikan ini tampak sangat menarik. Bahkan, para supplier pun sampai kewalahan untuk memenuhi permintaan pasar karena minimnya produksi. Oleh karena itu, budidaya ikan hias jenis neon tetra ini dapat menjadi salah satu peluang bisnis yang menjanjikan.

Pengembangbiakan ikan hias neon tetra bisa dikatakan susah-susah gampang. Memang, jenis ikan ini pembudidayaannya tidak semudah jenis ikan lain seperti cupang atau guppy. Namun, jika kita tekuni, tentu ini akan menjadi usaha yang menguntungkan.

Pemilihan Induk Ikan

Sebelum memulai budidaya ikan hias jenis neon tetra ini, tentu ada baiknya jika kita mengenali terlebih dahulu cara membedakan ikan berdasarkan jenis kelaminnya. Ini kita perlukan untuk memilih induk dengan tepat.

Ikan indukan jantan biasanya memiliki ciri fisik yang mencolok. Tubuh induk jantan ramping memanjang, dengan garis neon berwarna biru terang yang panjang. Sementara itu, indukan betina dapat diketahui dari bentuk badannya yang agak membulat. Selain itu, warna garis neon di tubuh ikan betina tidak secerah ikan jantan.

Ikan indukan yang siap dipijah berusia sekitar 6 atau 7 bulan, yang berukuran kurang lebih 2,5 cm. Untuk rasio ikan jantan dan betina, diperlukan 1 ekor jantan untuk membuahi 2 ekor betina.

Persiapan Pemijahan Ikan

Ikan ini terbilang membutuhkan perlakuan khusus, terutama untuk masalah air. Hindari penggunaan air ledeng untuk media pemijahan. Untuk tempat pemijahan kita membutuhkan setidaknya sebuah akuarium berukuran 40×20 cm dengan ketinggian kurang lebih 25 cm.

Tempatkan induk neon tetra dalam akuarium sebanyak 8 hingga 10 ekor, dengan perbandingan jantan dan betina 1:2. Usahakan juga untuk menyediakan tempat ikan berlindung seperti tanaman air hydrila.

Author